Setidaknya setengah dari berat setiap biji jojoba terdiri dari campuran zat berminyak. Secara teknis, mereka tidak mirip dengan minyak nabati lainnya. Jika ada, secara biokimiawi itu lebih seperti minyak paus sperma. Memang, ternyata minyak jojoba adalah pengganti yang unggul untuk minyak paus sperma. Ini adalah hal yang baik juga, karena minyak paus sperma telah dilarang diimpor ke AS sejak 1971.
Meskipun minyak biji jojoba telah secara longgar disebut sebagai minyak selama beberapa dekade, ahli kimia mengkategorikannya sebagai lilin cair. Dengan demikian, beberapa komponennya menyerupai sebum dalam minyak kulit manusia. Kesamaan ini diduga menjelaskan bagaimana minyak nabati ini membantu kulit Cara Herbal Untuk Meningkatkan menyeimbangkan produksi alami minyak kulit.
Minyak Jojoba menunjukkan stabilitas jangka panjang yang luar biasa. Tidak pernah teroksidasi atau menjadi tengik. Ini adalah salah satu sifat kuncinya dalam membantu menstabilkan tumbuhan lain dalam produk perawatan kulit herbal. Ini menyebar secara merata dan menyerap dengan baik dan sangat membantu dalam konsentrasi yang sangat rendah. Ini berfungsi sangat baik sebagai pelembab sepanjang hari yang tidak akan mengering seperti.
Banyak penggunaan
Melihat sekilas kemungkinan penggunaan minyak biji jojoba untuk kesehatan kulit memberi Anda gambaran tentang betapa serbagunanya itu dalam kosmetik. Ini digunakan untuk meningkatkan manfaat lempung (kaolin dan bentonit) untuk pembersihan mendalam tanpa mengganggu perlindungan alami kulit. Bercampur dengan baik dengan antioksidan dan komponen herbal lainnya. Dan ia menawarkan khasiat unik untuk merangsang jenis sel kulit jenis tertentu yang penting untuk penyembuhan.
Minyak jojoba juga dikenal untuk mengurangi peradangan yang terjadi pada kulit yang rusak dan menua. Tindakan pelembabnya menambah pentingnya sebagai bahan dalam produk perawatan kulit alami. Selain itu, juga dikenal untuk Pengobatan Herbal melawan infeksi kulit dan menyembuhkan kulit yang rusak.
Properti Penyembuhan
Pada 2011, para peneliti di Alessandra, Italia, di University of Piemonte Orientale, mengevaluasi potensi minyak jojoba dalam menyembuhkan luka kulit. Mereka menemukan bahwa itu menstimulasi aksi dua jenis sel kulit, keratinosit dan fibroblas. Kedua jenis sel kulit ini terkait erat dengan perbaikan luka kulit. Hasil penelitian mereka menunjukkan bahwa kedua jenis sel mempercepat tindakan penyembuhan mereka ketika minyak jojoba diaplikasikan pada mereka.
Rincian penelitian ini menjelaskan cara kerja minyak jojoba. Pertama, sel-sel kulit menjadi terangsang untuk membuat lebih banyak kolagen, yang sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit. Kedua, kerusakan kolagen yang normal akibat penuaan berkurang.
Penelitian ini menunjukkan mengapa minyak dari biji jojoba sangat penting dalam membantu menyembuhkan kulit dari penuaan, jerawat, psoriasis, dan kulit terbakar.
Membantu Herbal Lainnya
Meskipun minyak jojoba sering dijual dalam bentuk murni, manfaatnya yang paling signifikan berasal dari kemampuannya untuk meningkatkan penyerapan bahan-bahan perawatan kulit herbal lainnya. Misalnya, komponen aktif ginseng, teh hijau, dan astragalus mudah larut dalam minyak jojoba. Mencampurkannya ke dalam minyak biji yang luar biasa ini mendorong mereka lebih dalam ke kulit, di mana mereka dapat melakukan keajaiban untuk kesehatan kulit.
No comments:
Post a Comment