Aplikasi Epoxy Floor ataupun Epoxy Lantai
Saat sebelum mengenali gimana aplikasi epoxy floor ataupun epoxy lantai, hendaknya terlebih dulu mengenali apa itu aplikasi epoxy floor.
Aplikasi epoxy floor ataupun epoxy lantai merupakan memasang cat epoxy pada lantai yang sudah di beton. Cat epoxy merupakan cat spesial yang dirumuskan buat menyelimuti lantai beton ataupun bahan material yang lain supaya lebih kokoh, tidak gampang rusak oleh beban berat, serta lebih bersih. Bila telah mengering, hingga hendak tercipta susunan tipis serta keras. Susunan epoxy ini mempunyai watak kedap air serta tahan terhadap bahan kimia. Bila di idamkan susunan epoxy bisa nampak glossy ataupun doff.
Cat epoxy dibuat dari 2 komponen ialah epoxy/ resin serta hardener. Kedua bahan tersebut diracik menyeluruh buat dilapisi pada lantai beton. Sehabis mengering, epoxy hendak menyatu dengan senyawa beton ataupun bahan material lantai yang lain. Gudang, hotel, apartemen, lahan parkir, rumah tinggal merupakan sebagian bangunan yang lantainya dianjurkan buat memakai epoxy sebab banyak mempunyai khasiat serta kelebihan.
Tidak hanya bangunan tersebut, ruangan semacam laboratorium, ruang studio, ruang keluarga ataupun ruangan yang mengedepankan kebersihan pula direkomendasikan memakai epoxy pada lantainya. Tidak hanya lebih bersih serta awet, epoxy mempunyai banyak khasiat yang lain. Kamu bisa memandang pembahasan pendek tentang khasiat epoxy di mari epoxy lantai sendiri .
Panduan serta Metode Aplikasi Epoxy Floor ataupun Epoxy Lantai
Sehabis mengenali apa itu aplikasi epoxy floor ataupun epoxy lantai, hingga berikutnya yang butuh Kamu tahu merupakan gimana aplikasi epoxy floor.
Berikut ini merupakan 20 panduan serta metode aplikasi epoxy floor ataupun epoxy lantai secara universal:
Saat sebelum dilapisi epoxy, hendaknya lantai dasar merupakan beton yang mempunyai kekuatan tekanan minimun 225 kilogram/ cm2. Poin ini dianjurkan buat epoxy floor pada gudang ataupun pabrik. Buat lantai dasar keramik yakinkan terlebih dulu permukaannya rata serta tidak rusak.
Lantai beton wajib kokoh menahan beban tanpa terjalin penyusutan sedikitpun. Perihal ini sebab beton lah yang jadi pondasi dini serta susunan epoxy nanti hendak menyatu dengan senyawa beton.
Usia lantai minimun 28 hari serta tingkatan kelembaban tidak lebih dari 80% RH( Relative Humidity) dikala hendak dilapisi epoxy.
Bila lantai yang hendak dilapisi epoxy masih berbentuk tanah, sangat dianjurkan dilapisi terlebih dulu dengan penghalang uap air( water vapour barrier) yang berupa lembaran tipis. Lembaran penghalang uap air ini dibuat dari bahan bitumen yang dilapis dengan plastik polythylene susunan epoxy .
Dikala pengecoran, lantai wajib diratakan( leveling) dengan memakai perlengkapan yang mencukupi semacam jidar, baik jidar manual ataupun jidar bergetar( screeder). Tidak hanya itu, ketinggiannya pula wajib diawasi, diperhatikan, serta diukur berkala dengan memakai perlengkapan semacam theodolit ataupun laser. Perihal ini bertujuan supaya kerataan, kehalusan, serta ketinggian lantai cocok dengan rencana dini.
Tidak hanya rata, permukaan lantai yang hendak dilapisi epoxy pula tidak boleh bergelombang serta agresif.
Bila di permukaan lantai ada kotoran kering semacam tumpahan semen yang telah membatu, hingga hendak dicoba pengupasan permukaan terlebih dulu. Pengupasan ini memakai perlengkapan yang yang mencukupi semacam perlengkapan grit- blasting, waterjetting, blastrac, ataupun diamondize scrubber.
Bila ada kotoran cair berbentuk minyak ataupun pasta, pakai air serta sabun buat membersihkannya.
Sehabis lantai bersih, hingga wajib dikeringkan terlebih dulu minimun 2 x 24 jam saat sebelum dilapisi epoxy. Buat memesatkan proses pengeringan, pakai kipas angin ataupun blower.
Mulai Pelapisan Epoxy
Bila lantai yang hendak dilapisi merupakan beton, bilas beton dengan memakai vacum cleaner. Sehabis penuhi ketentuan hingga beton terlebih dulu dilapisi dengan epoxy primer. Alatnya dapat memakai roller ataupun disemprot dengan tekanan hawa.
Tunggu susunan epoxy primer mengering serta perkenankan kurang lebih sepanjang 12 jam. Perihal ini guna membenarkan susunan telah mengering dengan sempurna. Base Epoxy Coat, Body Coat, Serta Top Coate
Tahapan berikutnya yang wajib dicoba merupakan base epoxy coat, body coat, serta top coate. Tiap tahapan wajib di sending serta cleaning.
Dikala melaksanakan tahapan di atas, gunakanlah roller dengan mutu baik serta bulunya tidak gampang rontok dikala digunakan. Bila terdapat
bulu rontok hingga wajib segara dibersihkan dari lantai.
Buat hasil optimal, hendaknya pelapisan dicoba 2 kali dengan arah bersilangan.
Jangan kurang ingat buat mencermati kebersihan lantai dikala proses pelapisan. Bila ada kotoran semacam debu, serangga, ataupun semut, kotoran wajib fresh dibuang serta dilapisi kembali.
Sepanjang proses pelapisan, jendela serta pintu wajib dibuka, sebab bila ruangan tertutup hendak membahayakan keselamatan pekerja. Tidak hanya itu, dikala pengerjaan tidak boleh terdapat satu orang juga yang merokok.
Tiap kali berakhir pelapisan, lantai tidak boleh dilewati oleh orang, gerobak, ataupun kendaraan sampai 12 jam.
Sehabis 12 jam lantai baru boleh dilewati hendak namun diwajibkan memakai sandal yang dibuat dari karet ataupun tidak memakai alas kaki sebab tidak boleh diinjak oleh bahan yang keras.
Buat pekerja, diala pelapisan hendaknya pula memakai sandal karet yang lunak.
Gerobak, handpallet, forklit ataupun kendaraan lain baru boleh melewati lantai sehabis 7 hari dari waktu pelapisan terakhir.
No comments:
Post a Comment